Senin, 21 Januari 2019

Penyerahan Sertifikat Program PTSL Oleh Bupati Pati

Natapatinews - Pati Bupati Pati Haryanto bersama Badan Petanahan Nasional (BPN) Pati hari ini menyerahkan sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di desa Pucakwangi Kecamatan Pucakwangi.

Sertifikat menjadi bukti sah tanah milik warga.

Program PTSL merupakan program  pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak bagi semua objek pendaftaran tanah di seluruh wilayah Republik Indonesia dalam satu wilayah desa atau kelurahan atau yang setingkat.

"Ini adalah program yang memudahkan masyarakat untuk memiliki bukti hak milik sah tanah, yaitu sertifikat dengan biaya murah bukan gratis. 

Biaya murah dan mudah, sudah seharusnya jangan ada ribut saling lapor melapor terkait biaya, karena semua itu jelas dan ada aturannya serta legal", tandas Bupati.

Bagi Kabupaten Pati, ini bukanlah penyerahan yang pertama, sebelumnya Bupati sudah beberapa kali menyerahkan sertifikat jenis ini.

"Kemarin kami juga pernah menyerahkan sertifikat program PTSL di desa Payak Kecamatan Cluwak sebanyak kurang lebih 1700-an sertifikat, sedangkan kali ini di desa Pucakwangi, sertifikat yang diserahkan 1130 sertifikat.

Ia pun mengajak masyarakat untuk bersyukur, karena mereka bisa mendapatkan sertifikat dengan biaya murah dibandingkan mengurus sendiri atau reguler", ungkap Haryanto.

Selain Desa Pucakwangi, desa lain yang juga berkesempatan mendapatkan program serupa adalah Desa Mojoagung, Kletek, Terteg, Mencon, Sitimulyo, dan Wateshaji.

"Untuk tahun ini tidak bisa seperti tahun kemarin yang mana dapat dibagi-bagi, karena sekarang harus sistematis dan lengkap, artinya harus satu desa penuh", jelasnya.

Bupati pun menghimbau agar warga jangan sampai terpancing isu-isu menyesatkan terkait biaya, yang akhirnya membuat ribut dan jadi persoalan yang tidak baik.

"Semua itu memang membutuhkan biaya, tapi yang jelas seluruhnya riil dan  dapat dipertanggungjawabkan, jadi tidak mengada-ada", tegas Bupati.

Karena itu, Haryanto mengajak masyarakat untuk menyengkuyung program ini bersama-sama. 

"Kita dukung program-program seperti ini, jangan hanya disoroti negatif saja. 

Di samping itu yang terpenting, manfaatkan dengan baik atau disimpan dengan baik. Bila mana dibuat agunan, jangan untuk kredit konsumsi, tapi manfaatkan untuk memulai atau menambah modal usaha", pungkasnya. (Fauzi)

Ingin Kembangkan Perekonomian Desa Pemkab Buat Gabungan BUMDES

Natapatinews  - Pati Penandatanganan Pakta Integritas PT. Mitra Bumdes Nusantara serta launching PT. Maju Berdikari Sejahtera Kabupaten Pati, berlangsung hari ini (17/1) di Ruang Penjawi Setda Pati.

Foto bupati Pati bersama gabungan bumdes


Bupati Pati Haryanto yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan, peluncuran PT. Maju Berdikari Sejahtera ini merupakan tindak lanjut dari beberapa pertemuan yang dipimpin oleh Wakil Bupati Saiful Arifin untuk mewujudkan penggabungan badan usaha desa di Kabupaten Pati. Bupati mengatakan, ide yang muncul awal tahun 2018 ini tidak berlebihan. "Karena kalau bantuan keuangan dari pemerintah hanya untuk infrastruktur hampir semuanya bisa melaksanakan. Tetapi yang paling sulit adalah agar dana tersebut berkembang," imbuhnya.

Untuk memutar modal ini lanjut Bupati, nanti ada 13 usaha yang dijalankan. Meski demikian, Bupati menegaskan saat perjalanannya nanti akan difokuskan pada usaha yang memiliki peluang berkembang cukup baik dan bisa memberikan deviden yang baik.
"Oleh karena itu karena PT. Mitra Bumdes Nusantara memiliki akses ke pemerintah pusat diharapkan usaha kerjasama ini bisa berkembang. Kuncinya adalah, serius mengelola modal yang ada," ungkap Haryanto.

Bupati menyebutkan, dalam pembagian deviden nantinya juga tidak akan sama antara satu desa dengan desa lainnya. Hal ini berkaitan dengan penyertaan modal yang tidak sama. "Ini merupakan titik awal yang nantinya diikuti kegiatan teknis yang dikawal oleh para desa pemegang saham," ujar Bupati.

Sementara itu Muhtar Kepala Dispermades menegaskan kegiatan ini bertujuan dalam rangka mengembangkan ekonomi desa. Ia menerangkan di dalam melaksanakan usaha BUMDes bersama, dibentuklah perseroan desa dengan nama PT. Maju Berdikari Sejahtera Pati. "Agar memiliki akses yang luas, usaha gabungan ini bekerjasama dengan PT. Mitra Bumdes Nusantara. Kerjasama ini baru terjadi di Pati, sehingga bisa menjadi konsep strategis untuk percepatan pembangunan desa," ujarnya optimis.

Pada launching ini, selain dihadiri Bupati Pati, juga diikuti oleh Wakil Bupati, Asisten pemerintahan, kepala Dispermasdes, para camat dan kepala desa. (po3/PO/MK/Fz)

Perceraian ASN Dipati Dipersulit

Hadiri Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Bupati Pati Haryanto justru diberondong pertanyaan soal perceraian di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).


Diakui Bupati, pihaknya memang sengaja mempersulit perceraian ASN. "Meski demikian, apabila sudah terjadi ketidakcocokan, mau diulur - ulur waktunya hingga berbulan - bulan bahkan berganti tahun pun, tetap tidak akan bisa bertahan, tetap akan terjadi perceraian", terang Haryanto, hari ini, di sela-sela kegiatan yang dipusatkan di Pengadilan Agama Pati Kelas I A tersebut.

Menurutnya, dari beberapa kasus perceraian ASN, hanya sedikit sekali yang berhasil didamaikan. "Oleh karena itu, para pegawai pengadilan tugasnya memang tidak mudah. Sebab seringkali harus memberi keputusan yang mana keputusan tersebut ada yang menyenangkan pihak tertentu dan ada yang menyusahkan pihak yang lain", imbuhnya.

Sesuai aturan, lanjut Bupati, ASN yang mengajukan perceraian di pengadilan agama, harus mendapat izin terlebih dahulu dari atasan dan pejabat lain yang membidangi. "Bukan hanya ASN yang mengajukan gugatan yang harus mendapat izin pimpinan, pihak tergugat yang berprofesi sebagai ASN pun wajib mendapatkan izin serupa",  terang Haryanto.

Bila ada ASN  yang membangkang dengan memproses perceraian di pengadilan tanpa izin pimpinan, maka yang bersangkutan bisa diberi sanksi
berat seperti penurunan pangkat. (fn1/FN /MK/Fz)

Minggu, 20 Januari 2019

Dalam Rakor, PKK Pati Menjelaskan Beberapa Lomba Yang Bakal Di ikiti

Natapatinews  - Pati Dalam rangka sinkronisasi program kerja PKK tahun 2019, tim penggerak PKK Kabupaten Pati kemarin mengadakan rapat kordinasi dengan Pembina Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati, di aula kantor PKK Pati.
Ketua Tp. PKK Kab Pati Dan Wakil Ketua Tp PKK Kab Pati Sedang Berbagai do'a


"Sebagaimana dipahami bersama, keberadaan TP PKK memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Saat ini TP PKK sebgai mitra pemerintah daerah, telah mampu melaksanakan peran yang dimiliki dengan sebaik mungkin yakni memotivasi dan menggerakkan keluarga serta memberdayakan potensi-potensi yang dimiliki guna menunjang peningkatan kesejahteraan keluarga", terang Bupati Pati Haryanto selaku kepala daerah sekaligus pembina TP PKK.

Lebih lanjut Haryanto mengungkapkan bahwa setiap tahun seperti halnya tahun-tahun sebelumnya PKK selalu mengadakan kordinasi, dan sinkronisasi terhadap program kerja PKK.

"Bukti-bukti keberhasilan dari koordinasi dan sinkronisasi ini sendiri diantaranya, kita kerap kali mendapat penghargaan di lomba-lomba tingkat provinsi maupun nasional", imbuh Bupati.
Haryanto juga meyakinkan bahwa kegiatan yang dikerjakan dengan sungguh - sungguh tetap akan mendapat penghargaan atau apresiasi, seperti misalnya Pati yang telah mendapatkan penghargaan Adipura sebanyak 12 kali mulai tahun 2007 hingga 2018 lalu.

"Bila tidak ada kekompakan, koordinasi, serta sinkronisasi, jelas tidak mungkin bisa mendapatkan semua itu", lanjut Bupati.

Ia pun kembali mencontohkan saat beberapa waktu lalu TP PKK begitu kompak dengan OPD terkait yakni Bappeda dan Dinsos, untuk mengikuti lomba dengan penilaian tingkat pratama, semua dilaksanakan dengan kesungguhan dan kekompakan. Walhasil yang diperoleh adalah tingkat madya sebuah bukti atau hasil yang luar biasa.

"Untuk TP PKK sendiri program-program kegiatannya termasuk mendukung kegiatan dinas - dinas terkait mulai dari pendidikan, pangan, kesehatan dan lainnya", terang Bupati.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pati Ny Musus Indarnani Haryanto menambahkan bahwa kegiatan semacam ini diharapkan dapat membantu mensukseskan visi misi Bupati dan Wakil Bupati. "Caranya ya dengan berkordinasi, menginformasikan, saling tukar pikiran, terkait pelaksanaan program programnya melalui OPD", imbuh Musus.
Ketua TP PKK yang juga merupakan istri dari Bupati Pati ini juga menjelaskan bahwa kini terdapat penilaian baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional yang akan diikuti dan dilaksanakan murni oleh PKK, yakni Lingkungan Bersih dan Sehat tahun 2019. "Karena itu, PKK akan bekerjasama dengan DLH Pati", imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, menurut Musus, juga akan ada penilaian baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Sedangkan untuk ditahun berikutnya yakni 2020, akan ada lomba Program Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang bekerjasama dengan Dinkes Kabupaten Pati.

Tak cukup hanya sampai 2019 dan 2020, TP PKK Kabupaten Pati, bahkan sudah menyusun program mulai 2019 hingga 2022. "Untuk itu kami berharap partisipasi dari para OPD terkait agar kita bisa mendapatkan hasil yang memuaskan", pungkas Musus. (fn4 /FN /MK/ Fz)

Pati Terpilih untuk acara Pengudian Kemilau Emas Pegadaian

Natapatinews  - Pati pengundian Kemilau Emas Pegadaian (KEP) Periode Agustus-Desember 2018 di Wilayah Jateng dan DIY berlangsung Sabtu malam (19/1) di Alun-alun Simpang Lima Pati. 

Pemilihan Kabupaten Pati sebagai tempat terselenggaranya acara ini, rupanya karena ada alasan khusus. Terungkap dalam sambutan Bupati Pati Haryanto, Kabupaten Pati merupakan kota yang menempati peringkat pertama se Jawa Tengah dan peringkat ke empat se Indonesia, sebagai daerah dengan transaksi gadai nasabah tertinggi.


Foto bupati Pati dan wakil bupati Pati menerima csr
Terima kasih pada PT Pegadaian yang menyelenggarakan Kemilau Emas Pegadaian di Kabupaten Pati dan memberikan hiburan bagi masyarakat," ujar Bupati.

Pada acara yang menampilkan artis Via Vallen ini, Bupati berharap agar Pegadaian semakin jaya dan selalu di hati masyarakat. "Pemilihan Kabupaten Pati sebagai bentuk apresiasi untuk masyarakat setia nasabah Pegadaian. Apalagi acara ini tidak diselenggarakan di semua daerah, hanya daerah tertentu yang terpilih untuk puncak pengundian seperti ini," jelasnya.
Pada acara yang dihadiri Bupati Pati, Wakil Bupati, Sekda, forkompinda, Kepala OPD, para camat, dan Ketua PKK Pati ini, menyedot perhatian ribuan pengunjung, yang tak hanya mengikuti jalannya pengundian namun juga menantikan tampilnya Via Vallen.
Pengundian ini merupakan akhir dari rangkaian Program Kemilau emas Pegadaian 2018 dilaksanakan serentak di 11 kota di Indonesia.  Mewakili 12 Kantor Wilayah Pegadaian, antara lain Bekasi, Pati, Balikpapan, Medan, Gorontalo, Surabaya, Pekanbaru, Bandung, Makassar, Palembang, dan Kupang.

Pimpinan Wilayah XI PT Pegadaian Semarang Mulyono menuturkan event ini bertujuan sebagai apresiasi perusahaan terhadap kesetiaan nasabah yang telah menggunakan produk Pegadaian.

"Ke depannya, Pegadaian akan selalu menjadi wadah masyarakat untuk melakukan investasi dan menjadi perusahaan tingkat nasional," pungkasnya. (po3/PO/MK Fz)

Sabtu, 19 Januari 2019

Kampus Dan Ruang Lingkup Di Jogja Di beberkan Alumni IKAMIFDA

Natapatinews. Pati - Sabtu(19/1/2018) 13.30 WIB. IKAMIFDA Jogja (ikatan alumni miftahul huda tayu di jogja) melaksanakan kegiatan belajar bareng *merajut asa* di Lab.IPA MA Miftahul Huda Tayu Pati, jawa tengah. 

Siswi MA Miftahul Huda Tayu dan ikamifda.
Musim liburan anak kuliahan, sangat senang kalau datang dan berkunjung disekolah asalnya (nostalgia) tapi yang bermanfaat, dengan cara ketemu adek-adek kelas 3 MA untuk membantu memberikan info tentang cara masuk kampus, jalur masuk kampus, tips dan trik mendapatkan beasiswa, dan beradaptaso secara sosial ditanah orang (merantau).

Para alumni selalu siap dalam membantu adeknya untuk melanjutkan sekolah yang lebih tinggi lagi. Dengan cara, sosialisasi, presentasi dan sharing bersama. Cara itu yang ampuh dalam memberikan informasi. Apalagi zaman sekarang terkenal zaman millenial, serba medsos serba komukasi. Jadi, bagaimanapun caranya alumni selalu hadir dalam membawa bekal kuliah ke adek-adeknya.

*motivasi*
Sudah sering didengar orang, kata motivasi sudah pada paham artinya. Memberikan semangat kepada orang lain, kadang ada pepatah motivasi paling baik adalah motivasi dari diri sendiri. Itu juga bagus banget. Tapi yang dimaksud disini pelecut semangat para alumni yang sudah sukses ke jenjang lebig tinggi, sampai-sampai alumni ada yang sekolah S3 di china dan UGM. Disitu para alumni memberikan pengalamannya untuk mendorong adek-adeknya bahwa mencari ilmu itu mudah, berjuang/berusaha dan doa. Itu kuncinya walaupun simpel tapi manfaatnya sangat besar sekali.

Semakin banyak alumni memberikan informasi, berarti semakin besar motivasinya. Itu kalimat yang utuh dalam memberikan motivasi, sebab kita balik tanpa informasi tidak akan terjadi komunikasi.

Ada beberapa kampus yang melakukan motivasi  di gedung lab ipa mmh tayu, ada yang dari ugm, uin jogja dan uty. Fokus ke kampus jogja. Karena para alumni mmh tayu yang di jogja.

Salah satu pemberi motivasi, maa noufa S3 UGM memberikan semangat dan menyikapi pilihan dalam melanjutlan sekolah lagi. Salah satunya, beasiswa sebagai pendamping kita berkuliah. Ada yang lain, yaitu berbahasa inggris sangatlah penting dalam zaman sekarang apalagi untuk mencari beasiswa, sangatlah hal utama juga.

Dalam proses, sharing bersama ada salah satu siswa yang tanya, kak mau tanya, bagaimana cara mendapatkan beasiswa? Ujar siswa cewek kelas tiga. Dijawablah mas noufa, yang terpenting kamu belajar dulu yang giat dan cari link yang banyak.

Sesampai ada kepuasan dalam komunikasi, ditutuplah dengan nyanyi-nyanyi jogja *jogja istimewa*.Abdul Ro'uf, SP., S.Pd selaku guru  memberi argument yang positif "seharusnya para alumni begitu, bisa sowan ke sekolah, ketemu guru-gurunya dan memberikan ilmu yang bermanfaat" (shihab/rahman/Fz)

STRUKTUR REDAKSI NATA PATI NEWS

Struktur redaksi nata Pati news

Pembina                     : roys Wijayanto SE

Penasehat.                 :

Dewan penasehat.    : Suwignyo

Pimpinan redaksi.     : Fauzi

Wartawan                    : Mohamad Efendi

Wartawan.                   : Muhadi

Wartawan.                   : Heri salam

Wartawan

Related Post