Kamis, 21 Maret 2019

Sejumlah tokoh masyarakat desa tanjungrejo mendatangi ruang kerja kepala bagian pemerintahan kabupaten pati.

Natapatinews.pati Kamis 21 Maret 2019 sejumlah tokoh desa Tanjungrejo mendatangi ruang kerja kepala bagian pemerintahan kabupaten Pati dalam rangka mendampingi perwakilannya yang di undang dalam acara rapat kordinasi aduan masyarakat terkait pengakuan perangkat desa tanjungrejo saodara waji sh telah menikah siri dengan saodari Suhartini bidan desa Tanjung Rejo yang setatusnya masih istri sahnya saodara suharno kepada  anggota kepolisian Margoyoso ketua RT dan sejumlah masyarakat yang ada  saat pengakuan tersebut di pkd desa Tanjungrejo kecamatan margoyoso kabupaten pati.
Foto Kabag pemerintahan dan perwakilan kecamatan dan sejumlah tokoh masyarakat 


Namun acara rapat tersebut belum mendapatkan salinan berita acara dikarnakan pada rapat tersebut kepala desa tanjungrejo  perwakilan dari kecamatan Margoyoso kabupaten Pati dan perwakilan yang di undang dalam rapat tersebut belum menanda tangani berita acara dikarenakan kepaladesa dan perwakilan dari kecamatan izin meninggalkan ruang rapat Karna ada kegiatan lain yang harus di hadiri.

Dengan belum mendapatkannya salinan berita acara pada rapat itu sejumlah tokoh mengatakan tidak menjadi masalah karena perwakilan masyarakat hadirnya agak telat.

namun yang menjadi masalah adalah saat mendapat penjelasan dari kepala bagian pemerintahan bahwa saodara waji perangkat desa Tanjungrejo tidak mengakui bahwa telah melakukan nikah siri dengan bidan desa tersebut.warga menganggap kepada saodara waji perangkat desa Tanjungrejo telah memberi keterangan palsu kepada anggota  kepolisian Margoyoso dan kepada ketua RT dan semua masyarakat yang berada dalam pkd tersebut.

Warga desa Tanjungrejo berharap agar keterangan palsu tersebut  nanti dapat diproses secara hukum sesuai KUHP yang ancamannya7 tahun.
Comments


EmoticonEmoticon

Related Post