Jumat, 22 Maret 2019

Warga menduga kades tanjungrejo kecamatan margoyoso kabupaten pati menggelapkan uang senilai lima puluh satu juta dua ratus dua puluh enam ribu rupiyah

Natapatinews.pati 21 Maret 2018 pada tgl 26 November 2016 pengelola sumur dalam dukuh Tegalombo desa Tanjungrejo kecamatan Margoyoso kabupaten Pati menyerahkan uang hasil selama mengelola sumur tersebut atas permintaan kepaladesa Tanjungrejo haryasit yang diserahkan oleh ketua yang bernama Fauzi  sekertaris yang bernama Moh Suhadi dan bendahara yang bernama Abdul afif,dan penyerahan uang tersebut ada bukti kuwitansi yang senilai lima puluh satu juta dua ratus dua puluh enam ribu rupiyah. 
Foto kwitansi tanda terima uang

Setelah  tahun berganti menjadi tahun 2017  sumur dalam dukuh Tegalombo desa Tanjungrejo berganti pengelola yang baru namun  tidak seperti pengelola periode sebelumnya yang setiap akhir tahun ada kegiatan tahlilan dan laporan keuangan di lokasi sumur dalam tersebut dengan menghadirkan seluruh konsumen pengelola dan pemerintah desa.
 Di tahun 2018 pun tidak ada kegiatan laporan ahir tahun di lokasi sumur dalam tersebut. 

Dengan tidak adanya kegiatan seperti pengelola sebelumnya sehingga warga buta terkait perkembangan keuangan sumur dalam dukuh Tegalombo desa Tanjungrejo tersebut. Dan warga menyayangkan kegiatan yang transparan dan bermanfaat tersebut di penggal begitu saja.

  Pada tanggal 21 Maret 2019 bertempat di ruang bagian tata pemerintahan kabupaten Pati beberapa perwakilan tokoh masyarakat berkesempatan konfirmasi, dan saat mengkonfirmasi terkait keuangan tersebut di atas kepala desa haryasit tidak merasa menerima uang tersebut katanya yang menerima bendaharanya. 
Foto kepala desa dan kabak pemerintahan

Dengan adanya pengelakan oleh kepala desa haryasit  salah satu perwakilan warga desa Tanjungrejo menduga kepala desa haryasit menggelapkan uang tersebut senilai lima puluh satu juta dua ratus dua puluh enam ribu rupiyah.

 Harusnya kepala desa itu paham dan memahami kaitannya hibah pad dan dana dana lain itu harus masuk APBDes kalo tidak dimasukkan APBDes itu berarti bisa di duga di gelapkan. Warga sangat menyayangkan kepada kepala desa haryasit yang tidak profesional dalam menangani keuangan tersebut dan warga sangat berharap supaya keuangan tersebut di jelaskan secara gamblang oleh kepala desa Karna kepaladesa bertanggung jawab atas semua penggunaan keuangan desa dan apabila tidak ada kejelasan uang tersebut kepala tata pemerintahan kabupaten Pati menyarankan di laporkan polisi saja dengan nada tegas.(fz)
Comments


EmoticonEmoticon

Related Post