Selasa, 17 Maret 2020

Duo Diva Shinta Lida Indosiar dan Nisya Pantura, Tampil Perdana di Plaza Pasar Pragola Pati di HUT MCI GROUP

Natapatinews. Pati - Satu lagi talenta muda berbakat yang dimiliki kota pantura Pati, yang termasyhur dengan berbagai panggung hiburan dangdut is my country selama beberapa dekade terakhir ini, Selasa tgl (17/03/20).

Duo diva kota Pati ramaikan HUT MCI GROUP.

Tidak bisa dipisahkan musik dangdut sudah menjadi tradisi masyarakat desa, hampir setiap tahun dengan nuansa bersih desa selalu menghadirkan sebuah panggung hiburan rakyat terutama musik dangdut sebagai hiburan rakyat kecil.

Tidak bisa dipungkiri bahwa Shinta atau nama lengkap Shinta pramudya telah menjadi idola di lida dangdut Indosiar, di panggung besar yang melahirkan bibit bibit muda berbakat yang akan meneruskan para musisi dangdut Indonesia.
Shinta sudah menekuni dunia tarik sejak usia 6 tahun, awal mulanya ikutan lomba menyanyi dari event maupun lomba dari tingkat SD atau SMP dan alhamdulillah sampai sekarang juga masih konsisten ikutan festival yang ada sebagai bentuk menyalurkan bakat seni yang ada.

Lulusan SD tahun 2017 dari SD negeri Karangrowo dan
sekarang melanjutkan sekolah di SMP Negeri 01 Pati, selain menyanyi kesibukannya aktivitas biasa sehari hari sekolah dan latihan biasanya kalau misalkan hari libur di minta menyanyi dari panggung ke panggung.

Pernah ikut beberapa lomba yaitu hampir setiap tahun ikut festival lomba seni siswa nasional prestasi yang pernah di raih yaitu pernah juara 1 tingkat propinsi Jawa Tengah tahun 2017 dan maju ke nasional di Surabaya tapi belum berhasil baru bisa mencapai urutan ke - 6 tingkat nasional juga ikut di lomba Lida Indosiar sampai dapat urutan top ke - 44.

Dan untuk tahun ini juga persiapan lomba Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang pelaksanaan mungkin sekitar bulan april," kata cewek cantik anak kedua dari empat bersaudara pasangan suami istri bapak Trisno Utomo dan ibu Jaswati tapi kakaknya yang pertama meninggal dunia di usia 36 hari.

Untuk saudara yang cewek bernama Adiya Rafa Fatina dan saudara yang cowok bernama Jalu Danu Rendra.

Yang sekarang menetap Ikut group OM Kirana klasik pimpinan Mr. Amin Bas dari desa Karang Juwana Pati Jawa Tengah dan merupakan satu satunya orkes dangdut klasik di Pati.

Selalu punya harapan terbaik ingin tetap berkarya dan memberikan yang terbaik untuk penggemar kedepannya, seperti artis idolanya Mak'e Soimah maupun bunda Rita Sugiarto.

Juga dalam acara HUT MCI GROUP akan dimeriahkan salah satu artis masa depan kab. Pati yang sudah tidak asing lagi di blantika musik dangdut tanah air yaitu Nisya Pantura.

Sosok mungil nan cantik ini dengan suara lembut yang mengalun merdu dari bibir indahnya selalu dinantikan para penggemar maupun fans.

Kolaborasi dua artis mungil nan cantik dan manis ini bagaikan pinang dibelah dua, dengan warna suara klasik mampukah dua diva kota Pati mengobati rasa rindu para fans dan penggemar yang ada saat ini, siapakah yang terbaik diantaranya, kita tunggu nan nantikan bersama.


Sosok sang diva lida Indosiar juga Nisya si cantik mungil yang sudah malang melintang di dunia hiburan tanah air, bersama tampil perdana di Plaza Pasar Pragola Pati di acara santunan anak yatim-piatu dan donor darah di HUT MCI GROUP ke 5 pada tgl 21 maret 2020, dan yang tergabung saat ini yaitu media Jateng7, Kabar Desa, Target Hukum, Suarapatinews dan Target Hukum Indonesia, Bizznet, Natapatinews.

Semoga insan PERS yang tergabung saat ini mampu menangkal isu atau berita hoaks, bahkan isu virus Corona sampai saat ini harus kita redam, bukan malah kita besar besarkan," tandas A. Sucipto Direktur Pelaksana MCI GROUP. (Fauzi)

Minggu, 12 Januari 2020

Siomay dan batagor bu yanti enak murah higinis dan halal

NatapatinewsPati 12 Januari 2020 Siomay dan batagor Bu Yanti ramai di kunjungi pembeli  karena selain
Foto suami Bu Yanti saatenata barang dagangan 

Terjangko juga enak higienis dan halal
Siomay dan batagor Bu Yanti yang berada di jalan raya Ronggo Kusumo pasar bulumanis  tepatnya desa sekarjalak sebelah barat perempatan sekarjalak kiri jalan kalo dari arah pertigaan Ngemplak
terbukti rame  mulai habis Maghrib sampe jelang isya' mencapai kurang lebih puluhan penbeli.
Ada salah satu pembeli pelajar SMP warga bulumanis kidul yang ndak mau di sebut namanya mengaku senang dengan siomay Bu Yanti pasalnya sangat terjangko.
Bu Yanti pun tanggab terhadap usahanya yang sudah di minati pembeli hal itu di buktikan dengan cepatnya pelayanan sehingga suaminya pun turut membantu melayani pembeli agar konsumen senang.(fz)

Jumat, 03 Januari 2020

Bupati pati Berharap Kepada 179 mahasiswa undip yang mengikuti KKN di pati konsentrasi pada pengentasan kemiskinan dan pengentasan stunting

Bupati Pati Haryanto hari ini menerima 179 mahasiswa Undip yang mengikuti KKN tahap pertama tahun 2020 di ruang Penjawi Kantor Setda Pati.
Foto bersama bupati dan mahasiswa undip


Para mahasiswa ini akan ditempatkan di sejumlah desa di tiga kecamatan di Kabupaten Pati.

Bupati haryanto saat sambutannya mengatakan bahwa pihaknya tidak kali ini saja bekerjasama dengan UNDIP. "Terkait KKN kurang lebih sudah sekitar 5 tahun menginjak 6 tahun ini. Oleh karena itu kami sangat menyambut baik dengan adanya KKN di Kabupaten Pati. Karena jujur saja desa sangat membutuhkan keberadaan 

mahasiswa KKN ini", terang Haryanto.
Ia pun mengucapkan terimakasih kepada rektor karena sudah mempercayakan kehadiran mahasiswa ini untuk bisa KKN di Kabupaten Pati.
Di sela-sela sambutannya, Bupati Pati Haryanto ikut mempromosikan potensi Pati seperti misalnya kuliner nasi gandul dan potensi-potensi wisata lokal yang ada di kabupaten Pati terutama di daerah-daerah KKN yang akan dituju.

"Kami punya program pengentasan kemiskinan dan pengentasan stunting karena ini menjadi sorotan. Jadi adik-adik mahasiswa mungkin bisa membantu konsentrasi di program ini", imbuhnya.
Ia pun berpesan karena ini baru saja selesai Pilkades serentak, menurut Bupati kemungkinan masih ada riak-riak ketidakharmonisan diantara mantan pendukung Cakades.

"Karena itu, saya harapkan mahasiswa jangan ikut-ikutan. Fokus saja dengan program pengembangan desa", imbuhnya.
Bupati pun berpesan karena ini musim hujan diharapkan para mahasiswa berhati-hati saat naik kendaraan. "Kuasai Medan terlebih dahulu dan semoga tidak ada halangan suatu apapun", jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Pudjo Winarno dalam laporannya mengatakan bahwa periode pertama di tahun 2020 ini Undip mengirimkan sejumlah mahasiswanya untuk mengikuti KKN yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 Januari -10 Februari 2020.

"Bertempat di 10 desa di masing-masing kecamatan yaitu kecamatan Margorejo, Wedarijaksa dan Jaken. Sedangkan Jumlah dan peserta KKN Undip ini yang pertama di kecamatan Margorejo sejumlah 61 mahasiswa, kecamatan Wedarijaksa sejumlah 59 mahasiswa dan kecamatan Jaken  berjumlah 60 mahasiswa dengan total 180 mahasiswa. Namun karena suatu hal menjadi 179 mahasiswa", jelas Pudjo. (fn1 /FN /MK)

Related Post