Rabu, 15 April 2020

Bupati Pati ajak perangkat daerah ketatkan ikat pinggang ditengah pendemi virus corona

  natapatinews 139 Miliar Untuk Penanganan Covid-19, Bupati Ajak Perangkat Daerah Ketatkan Ikat Pinggang
Fotobupati dan wakil bupati
Pati dan sekda saat rakor secara daring

   Ditengah pandemi virus corona yang merata di berbagai belahan dunia, Bupati Haryanto mengajak jajarannya untuk mengetatkan ikat pinggang, guna menangani wabah yang telah ada di Kabupaten Pati.

Hal itu diungkapkan Bupati saat memimpin Rakorpok Triwulan I secara daring, di Ruang Command Center Kabupaten Pati, Rabu (15/4). Bersama Wakil Bupati Saiful Arifin dan Sekda Suharyono, Bupati menegaskan pada Kepala OPD untuk refocusing anggaran di masing-masing instansi

Sebelumnya, Bupati telah membuat surat edaran agar seluruh Kepala OPD melakukan pergeseran anggaran, hingga 32 miliar. Namun setelah terbitnya SK Menteri Bersama, yaitu Mendagri dan Menteri Keuangan mewajibkan daerah melakukan refocusing anggaran hingga minimal 50%.
Bupati menyebutkan, beberapa pos kegiatan mengalami pengurangan diantaranya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang telah dinaikkan bulan Februari, harus dikurangi hingga 40% selama masa pandemi.

"Kemudian anggaran makan minum, lalu perjalanan dinas dalam negeri maupun luar negeri kita ambil lagi, begitu juga sarana prasarana pengadaan mobil dan lain-lain kita ambil lagi," tegas Bupati.
Regulasi ini Bupati sampaikan untuk seluruh OPD agar melakukan pengurangan anggaran sendiri. 
"Kita harus menyediakan alokasi anggaran penanganan covid-19, baik pembelian APD maupun penunjang kesehatan, juga kebutuhan jaring pengaman sosial yang membutuhkan biaya hingga 139 miliar," ungkap Bupati.
Di kesempatan ini Bupati juga mengajak seluruh jajarannya untuk berdoa bersama. Ia berharap wabah tidak semakin meningkat, sehingga penanganan covid-19 di Kabupaten Pati bisa tercukupi dari APBD Kabupaten Pati.

Bupati juga menegaskan refocusing anggaran ini dilakukan dalam waktu singkat. Ia menginstruksikan pada Sekretaris Daerah untuk mengkoordinasikan pergeseran anggaran. 
Bila OPD tidak segera melakukan refocusing anggaran, maka Bupati, Wabup, Sekda, Kepala Bappeda dan Kepala BPKAD akan memutuskan mana pos anggaran yang harus digeser.
"Karena nanti tanggal 23 kalau tidak melaporkan secara resmi, kita justru dipotong sendiri dari pusat. Oleh karena itu kepala OPD yang bisa menentukan refocusing atau ditunda. Bila memang nantinya tidak digunakan akan dikembalikan di perubahan anggaran," jelasnya.

Bupati menekankan bahwa seluruh OPD dan para ASN mengerti dan menjadi kepentingan bersama. 
"Kita utamakan undang- undang paling tinggi yakni keselamatan kepada masyarakat, sebab kalau anggaran dapat dialokasikan di lain kesempatan, akan tetapi kalau masyarakat kelaparan, sakit, perlu bantuan, ini harus diutamakan oleh pemerintah daerah," tandas Bupati. (po4/PO/MK)

Selasa, 17 Maret 2020

Duo Diva Shinta Lida Indosiar dan Nisya Pantura, Tampil Perdana di Plaza Pasar Pragola Pati di HUT MCI GROUP

Natapatinews. Pati - Satu lagi talenta muda berbakat yang dimiliki kota pantura Pati, yang termasyhur dengan berbagai panggung hiburan dangdut is my country selama beberapa dekade terakhir ini, Selasa tgl (17/03/20).

Duo diva kota Pati ramaikan HUT MCI GROUP.

Tidak bisa dipisahkan musik dangdut sudah menjadi tradisi masyarakat desa, hampir setiap tahun dengan nuansa bersih desa selalu menghadirkan sebuah panggung hiburan rakyat terutama musik dangdut sebagai hiburan rakyat kecil.

Tidak bisa dipungkiri bahwa Shinta atau nama lengkap Shinta pramudya telah menjadi idola di lida dangdut Indosiar, di panggung besar yang melahirkan bibit bibit muda berbakat yang akan meneruskan para musisi dangdut Indonesia.
Shinta sudah menekuni dunia tarik sejak usia 6 tahun, awal mulanya ikutan lomba menyanyi dari event maupun lomba dari tingkat SD atau SMP dan alhamdulillah sampai sekarang juga masih konsisten ikutan festival yang ada sebagai bentuk menyalurkan bakat seni yang ada.

Lulusan SD tahun 2017 dari SD negeri Karangrowo dan
sekarang melanjutkan sekolah di SMP Negeri 01 Pati, selain menyanyi kesibukannya aktivitas biasa sehari hari sekolah dan latihan biasanya kalau misalkan hari libur di minta menyanyi dari panggung ke panggung.

Pernah ikut beberapa lomba yaitu hampir setiap tahun ikut festival lomba seni siswa nasional prestasi yang pernah di raih yaitu pernah juara 1 tingkat propinsi Jawa Tengah tahun 2017 dan maju ke nasional di Surabaya tapi belum berhasil baru bisa mencapai urutan ke - 6 tingkat nasional juga ikut di lomba Lida Indosiar sampai dapat urutan top ke - 44.

Dan untuk tahun ini juga persiapan lomba Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang pelaksanaan mungkin sekitar bulan april," kata cewek cantik anak kedua dari empat bersaudara pasangan suami istri bapak Trisno Utomo dan ibu Jaswati tapi kakaknya yang pertama meninggal dunia di usia 36 hari.

Untuk saudara yang cewek bernama Adiya Rafa Fatina dan saudara yang cowok bernama Jalu Danu Rendra.

Yang sekarang menetap Ikut group OM Kirana klasik pimpinan Mr. Amin Bas dari desa Karang Juwana Pati Jawa Tengah dan merupakan satu satunya orkes dangdut klasik di Pati.

Selalu punya harapan terbaik ingin tetap berkarya dan memberikan yang terbaik untuk penggemar kedepannya, seperti artis idolanya Mak'e Soimah maupun bunda Rita Sugiarto.

Juga dalam acara HUT MCI GROUP akan dimeriahkan salah satu artis masa depan kab. Pati yang sudah tidak asing lagi di blantika musik dangdut tanah air yaitu Nisya Pantura.

Sosok mungil nan cantik ini dengan suara lembut yang mengalun merdu dari bibir indahnya selalu dinantikan para penggemar maupun fans.

Kolaborasi dua artis mungil nan cantik dan manis ini bagaikan pinang dibelah dua, dengan warna suara klasik mampukah dua diva kota Pati mengobati rasa rindu para fans dan penggemar yang ada saat ini, siapakah yang terbaik diantaranya, kita tunggu nan nantikan bersama.


Sosok sang diva lida Indosiar juga Nisya si cantik mungil yang sudah malang melintang di dunia hiburan tanah air, bersama tampil perdana di Plaza Pasar Pragola Pati di acara santunan anak yatim-piatu dan donor darah di HUT MCI GROUP ke 5 pada tgl 21 maret 2020, dan yang tergabung saat ini yaitu media Jateng7, Kabar Desa, Target Hukum, Suarapatinews dan Target Hukum Indonesia, Bizznet, Natapatinews.

Semoga insan PERS yang tergabung saat ini mampu menangkal isu atau berita hoaks, bahkan isu virus Corona sampai saat ini harus kita redam, bukan malah kita besar besarkan," tandas A. Sucipto Direktur Pelaksana MCI GROUP. (Fauzi)

Minggu, 12 Januari 2020

Siomay dan batagor bu yanti enak murah higinis dan halal

NatapatinewsPati 12 Januari 2020 Siomay dan batagor Bu Yanti ramai di kunjungi pembeli  karena selain
Foto suami Bu Yanti saatenata barang dagangan 

Terjangko juga enak higienis dan halal
Siomay dan batagor Bu Yanti yang berada di jalan raya Ronggo Kusumo pasar bulumanis  tepatnya desa sekarjalak sebelah barat perempatan sekarjalak kiri jalan kalo dari arah pertigaan Ngemplak
terbukti rame  mulai habis Maghrib sampe jelang isya' mencapai kurang lebih puluhan penbeli.
Ada salah satu pembeli pelajar SMP warga bulumanis kidul yang ndak mau di sebut namanya mengaku senang dengan siomay Bu Yanti pasalnya sangat terjangko.
Bu Yanti pun tanggab terhadap usahanya yang sudah di minati pembeli hal itu di buktikan dengan cepatnya pelayanan sehingga suaminya pun turut membantu melayani pembeli agar konsumen senang.(fz)

Jumat, 03 Januari 2020

Bupati pati Berharap Kepada 179 mahasiswa undip yang mengikuti KKN di pati konsentrasi pada pengentasan kemiskinan dan pengentasan stunting

Bupati Pati Haryanto hari ini menerima 179 mahasiswa Undip yang mengikuti KKN tahap pertama tahun 2020 di ruang Penjawi Kantor Setda Pati.
Foto bersama bupati dan mahasiswa undip


Para mahasiswa ini akan ditempatkan di sejumlah desa di tiga kecamatan di Kabupaten Pati.

Bupati haryanto saat sambutannya mengatakan bahwa pihaknya tidak kali ini saja bekerjasama dengan UNDIP. "Terkait KKN kurang lebih sudah sekitar 5 tahun menginjak 6 tahun ini. Oleh karena itu kami sangat menyambut baik dengan adanya KKN di Kabupaten Pati. Karena jujur saja desa sangat membutuhkan keberadaan 

mahasiswa KKN ini", terang Haryanto.
Ia pun mengucapkan terimakasih kepada rektor karena sudah mempercayakan kehadiran mahasiswa ini untuk bisa KKN di Kabupaten Pati.
Di sela-sela sambutannya, Bupati Pati Haryanto ikut mempromosikan potensi Pati seperti misalnya kuliner nasi gandul dan potensi-potensi wisata lokal yang ada di kabupaten Pati terutama di daerah-daerah KKN yang akan dituju.

"Kami punya program pengentasan kemiskinan dan pengentasan stunting karena ini menjadi sorotan. Jadi adik-adik mahasiswa mungkin bisa membantu konsentrasi di program ini", imbuhnya.
Ia pun berpesan karena ini baru saja selesai Pilkades serentak, menurut Bupati kemungkinan masih ada riak-riak ketidakharmonisan diantara mantan pendukung Cakades.

"Karena itu, saya harapkan mahasiswa jangan ikut-ikutan. Fokus saja dengan program pengembangan desa", imbuhnya.
Bupati pun berpesan karena ini musim hujan diharapkan para mahasiswa berhati-hati saat naik kendaraan. "Kuasai Medan terlebih dahulu dan semoga tidak ada halangan suatu apapun", jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Pudjo Winarno dalam laporannya mengatakan bahwa periode pertama di tahun 2020 ini Undip mengirimkan sejumlah mahasiswanya untuk mengikuti KKN yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 Januari -10 Februari 2020.

"Bertempat di 10 desa di masing-masing kecamatan yaitu kecamatan Margorejo, Wedarijaksa dan Jaken. Sedangkan Jumlah dan peserta KKN Undip ini yang pertama di kecamatan Margorejo sejumlah 61 mahasiswa, kecamatan Wedarijaksa sejumlah 59 mahasiswa dan kecamatan Jaken  berjumlah 60 mahasiswa dengan total 180 mahasiswa. Namun karena suatu hal menjadi 179 mahasiswa", jelas Pudjo. (fn1 /FN /MK)

Kamis, 03 Oktober 2019

PT Deltagro Dan NIRWANA TOUR Membangun Negeri

Natapatinews. Pati - Perusahaan PT Deltagro yang memproduksi obat-obatan tanaman untuk pertanian sering mengajak agen-agennya untuk berwisata sebagai wujud antara perusahaan dan agen adanya kerjasama yang baik dalam memasarkan produk-produk PT Deltagro.

PT. DELTAGRO kompak bersama para agen dan mitra.

Dan sebagai bonusnya maka seluruh agen-agen PT Deltagro di ajak berwisata dan kali ini sudah yang ketiga kalinya PT Deltagro mengajak semua agennya dari beberapa kota seperti pati, rembang, blora, randublatung, cepu, purwodadi, demak, kudus dan jepara untuk berwisata bersama biro perjalanan Wisata Nirwana Tours.

Dan wisata kali ini dengan tujuan pantai cahaya, kebun binatang mangkang dan masjid agung Semarang Jawa Tengah rombongan terdiri dari tujuh belas bis dengan jumlah peserta 850 orang yang di tangani oleh Biro Perjalanan Wisata Nirwana Tours dari Winong Pati.

Setelah acara doa bersama maka tujuh belas bis berangkat menuju tujuan yang pertama yaitu pantai cahaya kendal perjalanan lumayan lancar meskipun di daerah kaligawe sempat terjebak macet karena memang pada saat itu pas hari kerja dan waktunya berangkat bagi anak-anak sekolah dan para pekerja.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih tiga jam dengan pengawalan dari satlantas polres pati dan satlantas polres kendal akhirnya bus mulai memasuki kawasan wisata pantai cahaya di kendal.

Setelah sampai di lokasi wisata pantai cahaya kendal para peserta wisata saatnya di giring ke panggung hiburan untuk menonton hiburan musik dangdut untuk menghibur para peserta wisata yang capek dalam menempuh perjalanan jauh.

Sebelum acara hiburan di mulai ada acara sambutan dari PT Deltagro untuk para peserta wisata intinya para peserta wisata harus tetap semangat dalam memasarkan produk-produk dari PT Deltagro.

Setelah sambutan sambil di iringi live musik ada permainan game-game ringan, pelepasan balon dan pembagian doorprise bagi para peserta wisata suasana makin seru dan ramai karena banyak peserta wisata yang ikut bernyanyi dan di sela-sela acara hiburan tersebut dari pihak PT Deltagro memberikan sambutan promosi dan pengetahuan tentang produk PT Deltagro kepada para peserta wisata.

Setelah itu acara di lanjutkan lagi dengan merayakan perayaan ulang tahun kepada para peserta wisata family gahtering dengan pemberian hadiah kepada peserta yang baru berulang tahun.

Setelah puas di hibur dengan pertunjukan live musik sekarang tiba saatnya para peserta wisata menikmati semua wahana di pantai cahaya.

Lokasi pertama yang dituju adalah mereka ingin segera nyebur ke kolam renang sebagian bahkan sudah benar-benar tidak sabar mereka nyemplung ke laut dan bermain pasir di bibir pantai tak peduli pakaian menjadi basah dan belepotan pasir namanya juga anak-anak saya saja senang bermain pasir di pantai untuk merintang waktu di lakukan foto-foto bersama.

Di arena kolam renang ada fasilitas kolam anak-anak, kolam dewasa dan kolam apung setelah menemani anak-anak sebentar di kolam anak kami menuju ke kolam apung ingin tahu rasanya bisa mengapung dengan sendirinya beberapa teman kesulitan untuk mengapungkan badan mereka takut tenggelam karena tidak bisa berenang padahal itu tidak menjadi masalah yang di butuhkan agar tubuh bisa mengapung adalah perasaan rilek, lepas maka kita akan mengapung dengan sendirinya ingat mengapungnya tidak boleh lama-lama cukup sepuluh menit lalu kita di anjurkan untuk bilas kalau tidak bilas bagi yang berkulit sensitive bisa menyebabkan gatal karena air dalam kolam apung ini luar biasa asin.

Puas di kolam apung selanjutnya para peserta wisata berkeliling di kebun binatang mini ada aneka jenis kalkun, ikan linsang, ular, kukang dan beruang tapi sepertinya beruang kelaparan dia hendak meminta makanan anak-anak yang ada di dekatnya.
Para peserta wisata juga menyaksikan pertunjukan pentas lumba-lumba pertunjukan pertama di mulai dengan linsang, lalu pertunjukan burung dara,singa laut, burung pelican dan yang terakhir pertunjukan lumba-lumba, carousel abirama,wahana trampolin dan kereta anak-anak.

Setelah puas menikmati semua wahana di pantai cahaya para peserta wisata melanjutkan perjalanan menuju ke rumah makan di area kendal terbagi menjadi dua rumah makan yaitu bis 1-9 makannya di rumah makan kurnia jatim kendal dan bus nomer 10-17 makannya di rumah makan salsabil kendal.

Setelah acara makan selesai para peserta wisata melanjutkan perjalanan ke kebun binatang mangkang.

Dan tiba di lokasi kebun binatang mangkang maka para peserta wisata jalan-jalan menikmati pemandangan satwa-satwa yang ada di kebun binatang mangkang lumayan lengkap juga koleksinya ada aneka jenis kera, harimau, singa, beruang, aneka jenis burung seperti merak, kasuari, jalak, aneka unggas dan juga gajah yang bisa di tunggangi, aneka permainan anak-anak juga ada seperti becak air, istana badut, kereta mini, mandi bola dan sebagainya.

Sedangkan untuk sarana outbond juga lumayan lengkap arena outbondnya terbilang murah disana kita main jungkat-jungkit, ayunan, meniti jembatan tali, berayun di monkey bar dan flying fox untuk flying fox sendiri ada dua macam khusus untuk anak-anak di area outbond dan khusus untuk dewasa yang menyeberangi danau wah, lumayan menegangkan juga.

Setelah puas di kebun binatang mangkang semua peserta melanjutkan perjalanan ke masjid agung semarang jawa tengah dan sambil menunggu magrib untuk sholat magrib berjamaah para peserta wisata meluangkan waktu untuk melihat-lihat keindahan megahnya masjid agung semarang jawa tengah sambil foto-foto di area sekitar masjid agung semarang jawa tengah.

Setelah habis dari masjid agung semarang jawa tengah para peserta wisata kembali ke bis masing-masing dan terpecah sesuai dengan kota dan tujuan masing-masing atau melanjutkan perjalanan ke pusat oleh-oleh bagi peserta yang menghendaki dan belum belanja oleh-oleh dan akhirnya tepat jam 00.00 WIB para peserta wisata sampai di rumah dan di kota masing-masing dengan selamat. 

Semangat Bersama Deltagro Kita Pasti Bisa....!!! (EKO)

Selasa, 06 Agustus 2019

Ibu Parti Janda Miskin Asal Ngemplak Kidul Dianiaya Oleh Mustajab Tetangganya Sendiri

Natapatinews. Pati - Sabtu pagi (03/08) menjadi hari yang naas bagi Parti janda dengan 3 (tiga) anak ini mengalami nasib tragis,muka dan kepalanya menjadi bulan-bulanan bogem mentah dari tetangganya sendiri.

Foto korban saat kejadian.

Peristiwa itu menimpanya ketika dirinya sedang menyiram jalan depan rumahnya, (M) yang merupakan tetangganya kebetulan lewat dan terkena percikan air dari siraman janda 51 tahun ini sontak tak terima dan melempar batu bata namun terkena tirai bambu penghalang sinar matahari depan pintu rumahnya.

Tak cukup dengan itu M juga memukuli wajah parti hingga bibirnya sobek mengeluarkan darah, hal itu ia sampaikan kepada crew natapatinews.com yang mendatanginya Senin siang (05/08) di rumahnya dukuh Babatan Desa Ngemplak Kidul Kecamatan Margoyoso.

"Nggeh lambe kulo niki dikepruki kaleh tangan nggeh sirahku Kulo nopo,kulo wong wedok dipejahono Kulo nggeh pejah mas," tutur ibu patmi kepada awak media natapatinews.

"Sirah kulo niki nggeh taseh sakit wong sakjane kulo ken mondok yen muntah nopo panas badane, tapi yen kulo mondok mangke yen di tuweni tanggi kulo kwartir ngrepotake mas" imbuhnya kepada rekan-rekan.

Lebih lanjut ibu yang mengaku buruh kasar di perusahaan penggilingan ketela ini menjelaskan bahwa peristiwa seperti ini bukan kali pertama menimpanya, sebelumnya  juga pernah menimpanya namun dirinya tetap diam saja.

Minfathul Afif 26 tahun yang merupakan putra sulungnya kepada kru menuturkan harapannya untuk mendapat keadilan dari pihak yang berwajib, karena ibunya sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian usai kejadian.

Ibu Parti sesaat menuturkan kronologis kejadian.

Sementara itu sampai informasi ini diturunkan pihak kepolisian sektor Margoyoso melalui Kapolseknya yang dihubungi rekan-rekan media melalui sambungan telepon menyampaikan kejadian tersebut belum sampai kepadanya. (Fauzi)

Related Post

.