Udang hasil budidaya tersebut selanjutnya dijual kepada pengepul sebagai bentuk nyata dari keberlanjutan program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada keterampilan, tetapi juga pada aspek pemasaran dan nilai ekonomi. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman langsung kepada WBP dalam mengelola usaha, mulai dari proses budidaya hingga distribusi hasil panen.
Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras para WBP dalam menjalankan program ini. “Kegiatan panen udang vaname ini merupakan bukti bahwa pembinaan yang kami lakukan berjalan dengan baik. Kami berharap keterampilan ini dapat menjadi bekal bagi WBP setelah bebas nanti, sehingga mereka mampu mandiri dan berkontribusi positif di masyarakat,” ujar Suprihadi.(RED)
Post a Comment