Bukan Sulap, Bukan Sihir! Tak Disangka Lapas Pati Ubah “Rumah Lapuk” Jadi Kokoh di Program Bedah Rumah


Natapatinews.com

PATI – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pati membuktikan bahwa fungsi institusi pemasyarakatan tidak lagi sekadar membina warga binaan di dalam jeruji besi, melainkan juga memberikan kontribusi sosial nyata di luar tembok tahanan. Melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh hati, jajaran pejabat structural dan petugas Lapas Kelas IIB Pati turun langsung membedah rumah Ibu Lasmiati, seorang warga kurang mampu di Desa Ngarus RT 01/RW 01, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati. Selama tiga hari, sejak tanggal 6,7, dan 9 Juni 2026, rumah yang semula tidak layak huni tersebut ditransformasikan secara masif menjadi kediaman yang kokoh, sehat, dan aman. 

Menariknya, seluruh anggaran pengerjaan fisik dan pengadaan material bangunan ini sama sekali tidak membebani dana dinas, melainkan bersumber sepenuhnya dari keikhlasan iuran sukarela para pegawai Lapas Kelas IIB Pati. Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata bakti pemasyarakatan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempererat hubungan yang harmonis dan sinergis antara institusi dengan warga sekitar. Langkah mandiri ini mencerminkan tingginya rasa empati dan kepedulian sosial yang tertanam kuat di sanubari setiap petugas pemasyarakatan terhadap lingkungan tempat mereka mengabdi. 

Sebelum direnovasi, kondisi rumah Ibu Lasmiati sangat memprihatinkan karena berlantai tanah, memiliki struktur kayu yang rapuh, serta minim pencahayaan akibat kusen jendela yang lapuk. Guna mengatasinya, Lapas Pati mengombinasikan keahlian tukang profesional untuk membangun ulang konstruksi utama yang berat bersama aksi gotong royong para pegawai Lapas. Hasilnya, lantai tanah kini telah diplester rapi dengan semen, kusen-kusen lapuk diganti dengan jendela kaca baru untuk mengoptimalkan sirkulasi udara dan cahaya, serta seluruh dinding diperkuat dan dicat ulang hingga tampak bersih dan nyaman. 

Aksi sosial ini resmi ditutup dengan prosesi penyerahan kunci rumah secara simbolis oleh Kalapas Suprihadi kepada Ibu Lasmiati pada Selasa (9/6) yang disambut dengan senyum kebahagiaan dari penerima manfaat. Langkah konkret ini sekaligus menjadi bukti nyata dukungan Lapas Pati terhadap program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan penyediaan rumah layak huni. Lapas Kelas IIB Pati berharap agar agenda bakti sosial serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala dan jangkauannya diperluas dengan menggandeng berbagai stakeholder terkait demi dampak kesejahteraan yang lebih luas.(RED)

0/Post a Comment/Comments