*PATI* – Musim kemarau panjang 2026 berdampak pada 10.232 jiwa warga Kabupaten Pati yang tersebar di 25 desa di 9 kecamatan. Melihat kondisi tersebut, Solidaritas Komunitas Pati (Soko Pati) bergerak menyalurkan bantuan air bersih ke 6 kecamatan terdampak.
Enam kecamatan yang menjadi sasaran adalah Jaken, Jakenan, Winong, Pucakwangi, Tambakromo, dan Gabus. Penyaluran dilakukan melalui rangkaian kegiatan bakti sosial selama bulan September 2026.
Ketua Soko Pati Setiyo Wahyudi mengatakan, penyaluran ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar Soko Pati terhadap sesama.
“Kami berharap bantuan ini bisa mengurangi beban hidup masyarakat yang terkena dampak kekeringan,” ujarnya.
Wakil Soko Pati Lian Kartini menambahkan, seluruh bantuan air bersih berasal dari iuran swadaya anggota.
“Semoga bisa membantu mengurangi kesulitan warga. Ini contoh nyata bahwa kekuatan solidaritas bisa menolong warga terdampak,” katanya.
Pembina Soko Pati Agus Purwanto menegaskan distribusi air bersih hanya solusi jangka pendek. Untuk jangka panjang diperlukan langkah bersama, seperti penghijauan di kawasan pegunungan Kendeng, pengadaan jaringan PAM, pembangunan waduk, dan pembuatan sumur artesis di wilayah terdampak.
Apresiasi datang dari warga penerima. Sejumlah tokoh masyarakat dan warga menyampaikan terima kasih karena bantuan sangat membantu kebutuhan harian seperti mandi, mencuci, dan memasak.
“Sudah beberapa bulan kami kesulitan air. Begitu mobil tangki datang, warga sangat antusias. Setidaknya beberapa hari ke depan kami tidak repot cari air,” ujar salah satu warga.
Soko Pati Kuat, Soko Pati Bermanfaat.(Drs. Agustus Purwanto)
Post a Comment